Selasa, 28 April 2020

Tips Ramadan Tetap Seru Meski Di Rumah Aja



Ada yang berkeluh kesah nggak? Ramadan tahun ini berbeda dengan ramadan tahun lalu. Seakan rindu dengan kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan di bulan Ramadan. Tetapi, karena pemberlakuan social distancing dan physical distancing, semua kegiatan mendadak menjadi di rumah aja.
Nah, disini aku mau berbagi tips supaya ramadan kalian tetap seru, meskipun hanya di rumah aja. Ah masa’ iya? Aku nggak lagi di prank kan ini. Hihi kebanyakan komentar nih, yuk simak dulu yang di bawah ini:  

1. Ikutan Writing Challenge
Banyak komunitas literasi yang mengadakan event writing challenge di bulan Ramadan ini.Tujuannya apa? Iya tidak lain untuk mengisi waktu dan menumbuhkan minat kita dalam menulis. Ini cocok sekali buat kalian yang hobi nulis. Tetapi juga hal yang memusingkan bagi orang – orang yang tidak doyan nulis. Tenang, ikut writing challenge ini, nulisnya nggak sulit-sulit amat kok. Kalian nanti akan disediakan tema atau kunci di setiap harinya. Nah, dari tema atau kunci itulah modal kalian buat nulis dan mengembangkan ide. Masih terdengar sulit nih?. Kalian belum coba kok bilang sulit hihi. Tema atau kunci ini biasanya akan disesuaikan dengan suasana ramadan atau yang mengarah kesana, jadi bukan tidak mungkin akan sulit. Biasanya teman – teman bingung mau nulis karena nggak ada ide, nah ini sudah disediakan clue nya. Mari deh beramai-ramai ikut. Siapa tahu ketemu jodoh, ehh~

2.Serbu Buku Lewat Toko Buku Online
Yakin nih teman – teman mau melewatkan promo buku yang sangat menggiurkan?. Ada yang memberikan diskon jika melakukan pembelian minimum buku yang sudah ditentukan. Ada pula yang dibuatkan paket dengan harga yang sesuai lah dengan buku yang didapatkan dan juga ada yang menggratiskan biaya ongkir. Tapi, aku kan nggak hobi baca, paling-paling baca covernya doang. Hihi perlu diingat, buku adalah jendela ilmu dan dengan membaca wawasan kita bisa bertambah. Ditambah dengan akses yang mudah, tinggal pesan kemudian bayar dan tunggu beberapa hari buku itu sudah sampai, yakin nih mau melewatkan. Teman – teman yang bingung mau baca buku apa, bisa banget baca buku islami atau tentang keutamaan amalan di bulan ramadhan. Bukankan itu sangat membantu teman – teman memaknai bulan Ramadan.

3. Mengikuti kajian religi melalui media daring
Biasanya kita antusias sekali mengikuti kajian-kajian di masjid, yang bisa berarti memiliki arti 2 tujuan. Pertama, karena kita memang ingin menyimak kajian serta tertarik dengan bahasan tema yang dikaji. Kedua, karena tergiur dengan takjil dan menu buka bersama gratisnya. Hayo, anak rantau yang jauh dari kampung halaman pasti paham dengan poin yang kedua ini hehe. Nah, buat kalian yang dianjurkan untuk tidak keluar kemana-kemana bahkan untuk hanya untuk mencari udara segar, kalian bisa memanfaatkan peluang dengan mengikuti kajian religi lewat media daring. Kapan lagi kan bisa ikut kajian lewat online dan menu berbuka kalian juga aman, karena kalian berada di rumah aja. Selain itu, kalian akan memiliki contact person dari pemateri kajian dan bisa kalian gunakan untuk sharing di lain waktu. Nah gimana teman – teman ternyata seru juga ya ikut kajian religi melalui media daring.

4. Janjian Tadarus Bareng
Maksudnya ini gimana ya, kan kita harus di rumah aja?. Tenang, janjian tadarus bareng ini maksudnya adalah kalian bisa membentuk kelompok kecil buat diajakin tadarus bareng dan secara live, sekarang sudah banyak media-media yang menayangkan secara live, kalian bisa manfaatkan itu. Tetapi, kendala terbesar pasti dari sinyal, jadi sebelum kalian membuat event janjian tadarus bareng, kalian bisa antisipasi itu ya. Sinyal jangan sampai hilang-hilangan kayak dia ya, ehh~

5. Buka Jasa Bangunin Buat Sahur
Yaelah kurang kerjaan banget sih bangunin orang buat sahur, aku aja bangun sahur mepet sama imsak, harusnya aku itu yang dibangunin. Auto nyanyi lagunya armada, ehh~. Wah, tenang tenang pemirsa, bukan gitu maksudnya. Kalian bisa nih ajak satu atau dua teman dekat kalian buat saling bangunin sahur. Jadilah, buka jasa bangunin buat sahur itu. Bisa juga tuh dibuat jadwal piket bagi yang bangunin, jadinya giliran. Membantu teman yang sedang kesusahan bukankah mendapat pahala kan, contohnya bangunin teman yang susah bangun buat sahur. Jadi, setidaknya kita menyelamatkan puasa mereka, ehehe~.

0 komentar:

Posting Komentar