Ada
yang berkeluh kesah nggak? Ramadan tahun ini berbeda dengan ramadan tahun lalu.
Seakan rindu dengan kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan di bulan Ramadan.
Tetapi, karena pemberlakuan social distancing dan physical distancing, semua
kegiatan mendadak menjadi di rumah aja.
Nah,
disini aku mau berbagi tips supaya ramadan kalian tetap seru, meskipun hanya di
rumah aja. Ah masa’ iya? Aku nggak lagi di prank kan ini. Hihi kebanyakan
komentar nih, yuk simak dulu yang di bawah ini:
1. Ikutan Writing Challenge
Banyak
komunitas literasi yang mengadakan event writing challenge di bulan Ramadan
ini.Tujuannya apa? Iya tidak lain untuk mengisi waktu dan menumbuhkan minat
kita dalam menulis. Ini cocok sekali buat kalian yang hobi nulis. Tetapi juga
hal yang memusingkan bagi orang – orang yang tidak doyan nulis. Tenang, ikut
writing challenge ini, nulisnya nggak sulit-sulit amat kok. Kalian nanti akan
disediakan tema atau kunci di setiap harinya. Nah, dari tema atau kunci itulah
modal kalian buat nulis dan mengembangkan ide. Masih terdengar sulit nih?.
Kalian belum coba kok bilang sulit hihi. Tema atau kunci ini biasanya akan
disesuaikan dengan suasana ramadan atau yang mengarah kesana, jadi bukan tidak
mungkin akan sulit. Biasanya teman – teman bingung mau nulis karena nggak ada
ide, nah ini sudah disediakan clue nya. Mari deh beramai-ramai ikut. Siapa tahu
ketemu jodoh, ehh~
2.Serbu Buku Lewat Toko Buku Online
Yakin
nih teman – teman mau melewatkan promo buku yang sangat menggiurkan?. Ada yang
memberikan diskon jika melakukan pembelian minimum buku yang sudah ditentukan.
Ada pula yang dibuatkan paket dengan harga yang sesuai lah dengan buku yang
didapatkan dan juga ada yang menggratiskan biaya ongkir. Tapi, aku kan nggak
hobi baca, paling-paling baca covernya doang. Hihi perlu diingat, buku adalah
jendela ilmu dan dengan membaca wawasan kita bisa bertambah. Ditambah dengan
akses yang mudah, tinggal pesan kemudian bayar dan tunggu beberapa hari buku
itu sudah sampai, yakin nih mau melewatkan. Teman – teman yang bingung mau baca
buku apa, bisa banget baca buku islami atau tentang keutamaan amalan di bulan
ramadhan. Bukankan itu sangat membantu teman – teman memaknai bulan Ramadan.
3. Mengikuti kajian religi melalui media daring
Biasanya
kita antusias sekali mengikuti kajian-kajian di masjid, yang bisa berarti
memiliki arti 2 tujuan. Pertama, karena kita memang ingin menyimak kajian serta
tertarik dengan bahasan tema yang dikaji. Kedua, karena tergiur dengan takjil
dan menu buka bersama gratisnya. Hayo, anak rantau yang jauh dari kampung
halaman pasti paham dengan poin yang kedua ini hehe. Nah, buat kalian yang
dianjurkan untuk tidak keluar kemana-kemana bahkan untuk hanya untuk mencari
udara segar, kalian bisa memanfaatkan peluang dengan mengikuti kajian religi
lewat media daring. Kapan lagi kan bisa ikut kajian lewat online dan menu
berbuka kalian juga aman, karena kalian berada di rumah aja. Selain itu, kalian
akan memiliki contact person dari pemateri kajian dan bisa kalian gunakan untuk
sharing di lain waktu. Nah gimana teman – teman ternyata seru juga ya ikut
kajian religi melalui media daring.
4. Janjian Tadarus Bareng
Maksudnya
ini gimana ya, kan kita harus di rumah aja?. Tenang, janjian tadarus bareng ini
maksudnya adalah kalian bisa membentuk kelompok kecil buat diajakin tadarus
bareng dan secara live, sekarang sudah banyak media-media yang menayangkan
secara live, kalian bisa manfaatkan itu. Tetapi, kendala terbesar pasti dari
sinyal, jadi sebelum kalian membuat event janjian tadarus bareng, kalian bisa
antisipasi itu ya. Sinyal jangan sampai hilang-hilangan kayak dia ya, ehh~
5. Buka Jasa Bangunin Buat Sahur
Yaelah
kurang kerjaan banget sih bangunin orang buat sahur, aku aja bangun sahur mepet
sama imsak, harusnya aku itu yang dibangunin. Auto nyanyi lagunya armada, ehh~.
Wah, tenang tenang pemirsa, bukan gitu maksudnya. Kalian bisa nih ajak satu
atau dua teman dekat kalian buat saling bangunin sahur. Jadilah, buka jasa
bangunin buat sahur itu. Bisa juga tuh dibuat jadwal piket bagi yang bangunin,
jadinya giliran. Membantu teman yang sedang kesusahan bukankah mendapat pahala
kan, contohnya bangunin teman yang susah bangun buat sahur. Jadi, setidaknya
kita menyelamatkan puasa mereka, ehehe~.
0 komentar:
Posting Komentar