Saling
berbagi dengan sesama manusia bisa melalui sedekah, memberi bantuan sembako,
atau lainnya. Namun, selain itu ada lagi yang bisa kita lakukan untuk berbagi
yaitu donor darah. Setetes darah yang kita donorkan juga merupakan bentuk dari
berbagi. Mengapa bisa begitu? Bisa dibayangkan, penyusun dari tubuh manusia
terdiri banyak komponen darah. Yang mana fungsi darah adalah mengangkut zat
makanan juga oksigen. Jika seseorang mengalami banyak kehilangan darah, apa
yang akan terjadi bila ia tak segera mendapatkan darah?. Nyawanya tak akan
tertolong. Sedangkan banyak orang masih belum
sadar akan pentingnya mendonorkan darah sebagai bentuk menyelamatkan sesama dan
menebar kebaikan.
Saya
jadi teringat dengan pengalaman saya dulu waktu masih berada di organisasi KSR
(Korps Sukarela), karena memang rutin tiga bulan sekali melaksanakan kegiatan
donor darah, jadi bagaimana caranya mengemas kegiatan donor darah agar terlihat
menarik. Dari sana banyak sekali saya mendapatkan pembelajaran – pembelajaran penting.
Waktu itu juga pernah ada yang menghubungi saya untuk dimintai tolong dicarikan
pendonor. Seingat saya itu malam hari, karena berbeda golongan darah dan tidak
memungkinkan, saya mencari anak KSR yang memiliki golongan darah sama. Setelah
dapat, saya dan adik KSR saya langsung menuju rumah sakit yang dimaksudkan. Dan
sesampainya disana terlihat raut wajah cemas dari yang mencari stok darah untuk
ibunya pasca operasi besar. Syukurnya, kebutuhan darah yang diminta waktu itu
dapat terpenuhi.
Sebenarnya
daripada kita berpikir takut pada jarum suntik saat donor darah, kita seharusnya
berpikir tentang manfaat apa saja dengan melakukan donor darah:
1. Dapat
mengetahui kondisi kesehatan
Setiap akan melakukan
donor darah, kita akan di tes terlebih dahulu. Melalui pengisian form, kemudian
ukur berat badan sampai cek tekanan darah dan hemoglobin. Dari kesemua itu,
kita bisa tahu kondisi kesehatan kita, sebab jika tidak memenuhi syarat donor
darah otomatis kita tidak bisa donor dan paham apa yang menyebabkannya.
2. Meningkatkan
produksi sel darah merah
Ketika kita melakukan
donor darah, darah dalam tubuh kita akan berkurang. Tetapi jangan khawatir,
karena sumsum tulang belakang akan memproduksi ulang darah yang baru. Sehingga dengan
rutin melakukan donor darah, darah yang baru akan terus terproduksi.
3. Membantu
menyelamatkan jiwa penderita
Kita tidak pernah tahu kapan dan
dimana seseorang membutuhkan darah. Darah yang kita donorkan akan sangat
bermanfaat bagi orang – orang yang membutuhkan seperti korban kecelakaan,
persalinan ibu hamil yang membutuhkan darah, atau juga operasi besar. Semakin
besar kepedulian kita dengan melakukan donor darah, semakin besar kita bisa
menolong dan tanpa sadar menjadi kepuasan tersendiri bagi kita.
Banyak
sekali manfaat yang didapatkan saat kita melakukan donor darah. Namun, saat ini
di tengah pandemi corona yang sedang mewabah di Indonesia, membuat semua orang
was was dan dianjurkannya untuk melakukan social distancing dan physical distancing.
Apakah ini berlaku untuk kegiatan donor darah?. Seperti yang telah diungkapkan
oleh Bapak Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, bahwa melakukan
donor darah tidak menularkan virus corona asalkan mengikuti protokol kesehatan.
Dan Bapak Jusuf Kalla sangat menggencarkan kepada seluruh masyarakat untuk
berdonor darah, karena adanya pandemi ini berdampak pada stok darah yang ikut
menurun. Di berbagai daerah pun turut menggencarkan kampanya berdonor darah dengan
cara melakukan mobil unit (keliling ke lokasi yang membutuhkan kegiatan donor
darah) juga dengan membuat terobosan-terobosan baru agar menarik minat
masyarakat untuk donor darah. Teruntuk kalian yang telah memenuhi syarat donor
darah, mari sama-sama menebar kebaikan dengan berbagi melalui donor darah.
Setetes darahmu menyelamatkan jiwa sesama.
“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”

0 komentar:
Posting Komentar