Semenjak ikut dan aktif berorganisasi, hari sabtu dan mingguku bahkan di tanggal merah menjadi terisi agenda organisasi.
Itu yang menyebabkan aku jarang sekali pulkam. Rasanya tanggal-tanggal di
kalenderku sudah terjadwal lebih dulu di awal tahun. Lumayan seru, dan mendadak
menjadi orang super sibuk. Weekend bersama mereka ini aku maksudkan adalah
bersama teman – teman seorganisasi, bisa weekendnya karena sedang menjalankan
program kegiatan atau memang ingin jalan-jalan. Namun juga ada menjalankan
program sekaligus refreshing santai. Sebenarnya banyak kalau diceritakan, tetapi
disini aku menceritakan weekend yang paling berkesan ya. Meskipun isinya jalan-jalan
tetapi juga ada maknanya. Jadi, kuceritakan satu weekend yang paling berkesan.
Weekend
berkesan yaitu momen ke Pantai Nanggelan. Aku kesana bersama dengan teman-teman
Rayon PMII FEB Unej. Ini merupakan pertama kali saya jalan-jalan pada saat masih
menyandang status mahasiswa baru di tahun 2015. Ceritanya yang mau ikut harus
kumpul di rayon supaya nanti bisa diatur untuk boncengan sepeda motornya.
Awalnya berangkat agak lebih pagi, tapi lama kelamaan karena menunggu yang
lain, akhirnya berangkat mundur menjadi agak siang. Kalau bisa dibilang ya
molor jamnya, begitu tetapi akhirnya berangkat juga. Saya waktu itu sama sekali
tidak tahu Pantai Nanggelan itu seperti apa, hanya bermodalkan ikut ya ikut
saja. Polosnya saya, saya membawa tas yang lumayang besar sekali, padahal ini
hanya jalan – jalan ke pantai saja. Perjalanannya lumayan jauh sekitar mungkin
2 jam-an. Dan benar saja ketika hampir sampai, harus melewati jalan yang
berbatuan dan berpasir. Setelah sampai motor diparkir, dan untuk masuk ke
pantainya dengan jalan kaki, dan perjalanannya lumayan sekali melewati turunan
naikan, dan entah ya saya tipe yang tidak terlalu kuat jalan di tanjakan yang
naik, terkadang harus istirahat sebentar.
Tetapi
berjalan dengan tanjakan yang lumayan dan dengan beramai-ramai rasanya
menyenangkan, tak begitu terasa capeknya. Malahan kita menjadi semangat untuk
segera sampai di tujuan, karena merasa penasaran dengan pantainya. Ada yang
menyemangati dengan model persuasif sekali, ada pula yang sangat iba menyuruh
istirahat dulu, atau juga ada yang di tengah – tengah perjalanan ambil foto
duluan. Iya hal – hal seperti itu aku pikir akan selalu ada. Memang kalau jalan
– jalan yang jauh lebih enak mengajak teman-teman, agar rasa capeknya terbagi,
tetapi tidak jarang juga ada yang lebih nyaman sendiri.
Kemudian
pantai dan ombaknya sudah mulai terlihat. Nah ini akhirnya yang ditunggu-tunggu,
langkah kaki yang tadinya melambat tiba-tiba mengalami percepatan. Awalnya tadi
lesuh duduk selonjoran, menjadi bangkit berdiri dengan segera. Terdengar
antusias sekali, bukan?. Sesampainya di pantai, semua mata seakan terpukau
dengan indahnya pantai, sambil merasakan angin dan mendengar ombak. Jadi,
diberi kebebasan yang ingin main air, bisa main air. Yang ingin duduk bisa
duduk, dan yang ingin berfoto pasti semua tak mau ketinggalan. Alas untuk duduk
kemudian dibeber, lumayan lebar cukup untuk kapasitas kurang lebih 30 orang,
ramai sekali ya. Akhirnya, perjalanan ditutup dengan makan rujak bersama, tak
lupa sebelumnya juga dilakukan sesi berfoto ria. Kami pulang dengan keadaan
yang ceria, tetapi juga seakan ciut pulang dengan jalan yang sama seperti tadi.
Tetapi jalan menuju ke parkiran awal tadi tidaklah terlalu melelahkan dan tidak
terasa waktunya sudah sampai di parkiran. Sesampainya di parkiran, kami
sempatkan untuk foto sekali lagi. Momen yang berkesan.
Saya
awalnya bukan tipe yang suka jalan-jalan, ya bisa dibilang tipe anak rumahan.
Saya takut sekali mencoba sesuatu di luar zona nyaman saya. Ini pertama kali
saya melengang keluar ke pantai bersama teman-teman, dan cerita-cerita
perjalanan di saat weekend itu terus berlanjut, tetapi juga dengan orang –
orang yang berbeda. Apapun itu, weekend ku menyenangkan dan bermakna.

0 komentar:
Posting Komentar