Setelah
diumumkan bahwa saya lolos, dengan rasa senang dan syukur saya menceritakan
kepada kedua orang tua saya. Kedua orang tua dan adik saya merasa senang sekali
mendengar kabar itu sembari memberikan ucapan selamat. Tetapi perjuangan masih
terus berlanjut setelah itu, masih ada cerita yang saya lalui. Setelah
pengumuman itu, ada tahap –tahap yang harus saya ikuti untuk resmi menjadi
mahasiswa baru. Saya dengan didampingi ayah saya mengikuti tahap verifikasi
online. Ayah saya begitu sabar menemani saya, hal yang mengharukan bagi saya.
Selain itu, setelah tahap verifikasi adalah tahap registrasi, tahap itu tidak
perlu didampingi orang tua dan saya berangkat sendiri. Sepanjang alur verifikasi bahkan mencari kos,
tidak lepas dari dampingan ayah saya.
Ayah saya selalu terlibat dalam perjalanan hidup saya. Hingga tiba
akhirnya masa ospek dimulai. Kalau di universitas saya dinamakan Pengenalan
Kehidupan Kampus (PK2).
Saat
PK2 saya mulai mengenal teman – teman yang baru. Teman – teman baru yang saya
kenal adalah satu fakultas dengan saya tetapi beda jurusan. Saya juga
menanyakan tempat asal tinggal dan kos nya. Masa ospek yang berlangsung selama
kurang lebih seminngu, cukup melelahkan untuk saya karena jadwal yang dimulai
dari pagi sampai sore dengan mengenakan seragam putih hitam dan kaos PK2. Tapi
itu bisa menjadi kenangan tersendiri bagi saya. Selain itu ada kegiatan wawasan
kebangsaan oleh SECABA. Itu masuk dalam serangkaian kegiatan Ospek. Pada saat
PK2, saya dikenalkan dengan Sistem Kredit Semester (SKS), Kartu Rencana Studi
(KRS), sampai pada mata kuliah yang dipilih.
Usai
kegiatan PK2, sampailah pada hari pertama berkuliah. Seingat saya, hari pertama
kuliah saya dengan mata kuliah Pengantar Akuntansi 1. Rasanya canggung sekali,
rasanya tidak pernah membayangkan, seorang saya bisa kuliah, bisa duduk di
kelas untuk menerima materi perkuliahan. Tapi itu memang terjadi. Tidak ada hal
yang tidak mungkin asal niat dan tekun serta jangan lupa berdoa. Saya jalani
perkuliahan dengan hati yang semangat, karena jarak dari kos menuju kampus
fakultas saya lumayan dekat, cukup berjalan kaki saja. Awal – awal berkuliah
rasanya seperti santai saja, belum terlalu banyak tugas yang menumpuk. Tetapi
beberapa bulan ke depan, banyak hal harus dikerjakan. Dan itu pentingnya
manajemen waktu yang baik.
0 komentar:
Posting Komentar