Selasa, 06 September 2016

Sekedar Sandaranmu

--Aku ingin terlelap sebentar saja dalam sandaran mu, tetapi sandaran siapa yang harus aku sandarkan? Ah masih banyak pilar – pilar kokoh yang dengan gagahnya mau memberikan mu sandaran, bukan dia . Ah pilar – pilar itu tak hidup, dia benda mati. Aku ingin dia, seseorang bukan benda tak bernyawa. Tapi nalarku tak mampu merengkuhnya, dia pergi, pergi sejauh – jauhnya.--

"Pada sandaranmu, aku ingin menjelajah bilik – bilik mimpiku yang teramat indah. Pada sandaranmu, aku ingin kita sama – sama rasakan gejolak angin yang senantiasa menerbangkan asa. Pada sandaran mu lah, hatiku yang terlampau kalut, seketika hanyut."


0 komentar:

Posting Komentar