--Aku ingin terlelap sebentar saja dalam sandaran
mu, tetapi sandaran siapa yang harus aku sandarkan? Ah masih banyak pilar –
pilar kokoh yang dengan gagahnya mau memberikan mu sandaran, bukan dia . Ah pilar – pilar itu tak hidup, dia benda mati. Aku ingin dia,
seseorang bukan benda tak bernyawa. Tapi nalarku tak mampu merengkuhnya, dia
pergi, pergi sejauh – jauhnya.--
"Pada sandaranmu, aku ingin menjelajah bilik – bilik mimpiku
yang teramat indah. Pada sandaranmu, aku ingin kita sama – sama rasakan gejolak
angin yang senantiasa menerbangkan asa. Pada sandaran mu lah, hatiku yang
terlampau kalut, seketika hanyut."
0 komentar:
Posting Komentar