Selasa, 06 September 2016

“Damai Kala Itu”

Lihatlah selaksa peristiwa masa lalu itu …
Yang menggemakan seruntun peperangan…
Yang menghabisi kaum – kaum tak bersalah…
Mengurung ribuan rakyat dalam kenestapaan…
Membungkam mulut – mulut rakyat agar mereka tunduk…
Mereka rampas segala daya rakyat…
Dan kau tahu?...
Damai kala itu masih seperti angan angan…
Damai seperti seonggok janji yang tak bersua…
Damai begitu mengerikan untuk dilamunkan…
Damai kala itu begitu merenggut banyak darah…

Tengoklah sejarah besar Negeri kita…
Para pahlawan memerjuangkan butir – butir kemerdekaan..
Yang dengan gagahnya melawan maju menembus peluru…
Hingga kaum tertindas dapat merasakan damai…
Damai yang tanpa pertentangan…
Damai yang tanpa diskriminasi…
Damai yang melengkungkan semangat kesatuan…
Perdamaian yang dilandasi kesatuan…
Akan melahirkan keadilan dan keharmonisan…
Jember, 8 April 2016


Note : Puisi ini dibikin untuk ikutan lomba puisi dalam rangka Harlah PMII yang ke-56, tapi nggak ada kejelasan dari lomba ini :D . Jadi daripada terkurung dalam buku tulis, mending dilepas bebas dalam blog hehe. Puisi ini tema nya tentang perdamaian, jadi aku ambil konsep tentang perbandingan perdamaian yang sekarang dengan perdamaian yang dahulu sebelum Kemerdekaan.

0 komentar:

Posting Komentar