Rabu, 01 September 2021

Selamat Datang September

Kau tahu apa yang menyenangkan dari awal bulan yang cemas untuk dijalani? Gemuruh harapan yang senantiasa kau ulang dalam hati. Kau selalu ingin hari lekas berganti, bukan? Bahkan kalendermu penuh dengan coretan bulatan, pertanda hari telah terlalui. Hari demi hari, kau membayangkan akan sesenang apa saat sudah berganti bulan atau mungkin semakin berdebar. Kau ingin cepat-cepat sampai pada hasil yang kau harapkan, dengan bergumam "ayo cepat awal bulan, aku sudah tak sabar!".

Ah, kau ini manusia tak sabaran. Aku ingin merasakan angin baru, katamu. Bukankah sama saja dengan pertengahan atau akhir? Kau hanya menggerutu, lelah sekali di pertengahan bulan. Kau dengan memasang mimik yang kesal, menggerutu karena dijejali banyak tumpukan dan tenggat waktu. Hal itu membuatmu tak bisa bernapas dengan nyaman.

Berbeda sekali dengan seseorang di seberang sana. Dia tidak ingin cepat-cepat berganti. Katanya, awal bulan baru malah membuat dia merasa tercekik. Karena dia harus menata semangat lagi, menyudahi segala yang lalu, dan beranjak ke suasana yang lebih baru. Untuk apa menyia-nyiakan hari ini demi memikirkan hari yang sangat jauh, katanya. Dia lebih menikmati waktu, tak terlalu ingin diburu sesuatu.

Kutanya mengapa kau nampak begitu santai. Iya, mari mengalir dengan tenang, katanya. Ah sepertinya dia tipe yang akan lupa waktu dan tidak sadar jika bulan berganti. Bahkan jika mendekati deadline, dia mungkin akan memasang wajah yang mengisyaratkan, sudah untuk apa si terburu-buru sampai jatuh.

Lalu, bagaimana dengan diriku? Terkadang aku juga merasa cemas, karena saat sudah berganti hari bahkan bulan, maka seharusnya aku selangkah lebih baik dari kemarin. Nyatanya, tidak selalu semua berjalan baik, akan ada yang kurang maksimal. Namun, semua itu adalah proses bertumbuh.

Selamat datang bulan September, tidak ada yang lebih mendebarkan selain berharap akan selalu datang kebaikan. Walau Apapun itu semoga tak mengecewakan bagi yang menantikan awal bulan. Setiap orang memaknainya berbeda. Ada yang ingin segera berganti bulan, karena menunggu gajian. Ada yang karena sudah menantikan waktu bersantai. Ada pula yang menunggu karena momen membahagiakan.

0 komentar:

Posting Komentar