Selasa, 21 September 2021

Perasaan Insecurity


“Aku ngerasa insecure buat daftar beasiswa, banyak saingannya”, “Aku ngerasa insecure buat nerbitin buku, apa laku ya?”, “Aku ngerasa insecure buat ngelamar kerja di sana, penampilanku nggak oke”.

Insecurity juga bisa dikatakan dengan perasaan tidak aman. Ketidakamanan ini bisa terjadi saat kamu merasa malu, bersalah, kekurangan, atau bahkan tidak mampu. Seseorang cenderung akan hidup dalam ketakutan dan semakin merasa tidak percaya diri. Alasan mengapa seseorang merasa tidak aman adalah karena menilai diri sendiri rendah dan tidak percaya diri. Apa saja tanda-tanda jika kita merasa insecure? Pertama adalah rasa tidak percaya diri dan memandang rendah diri sendiri. Kedua, menghindari interaksi dengan lingkungan. Ketiga, merasa tidak ingin keluar dari zona nyaman. Keempat, kerap membandingkan diri dengan orang lain. Terakhir, haus akan pujian dan pengakuan dari orang lain.

Perasaan insecurity dapat menyebabkan kita menghindari interaksi dengan lingkungan. Ketika seseorang sedang menceritakan prestasi yang telah ditempuh, kita yang sedang insecure akan merasa down. Kita juga menjadi sensitif saat orang lain menanyakan perkembangan kita dalam mencapai sesuatu dan akhirnya kita akan semakin down. Atau kita merasa insecure kalau-kalau jika menceritakan keresahan kita, orang lain akan menanggapinya dengan nada menggurui atau serupa justifikasi. Terkadang pembicaraan hal kecil saja seperti menanyakan kabar dan merembet ke mana-mana bisa membuat kita insecure, padahal mungkin saja orang lain bukan bermaksud seperti itu. Dan kita akhirnya menarik diri untuk tidak ikut dalam pembicaraan, karena belum ada cerita yang layak untuk membuat orang lain terpukau.

“Si A cerita uda dapet kerjaan enak, lha aku masih nganggur aja.”, “Si B nanyain aku uda sampai mana skripsinya, iya tau sih dia uda beres semuanya.” , “Si C uda nikah, giliran ditanya aku kapan. Apa nggak ada pertanyaan yang lain ya.”

Terakhir, haus akan pujian dan pengakuan dari orang lain. Iya sebenarnya siapa sih yang tidak ingin dipuji atau diakui kemampuan atas pencapainnya, meskipun seseorang yang dipuji itu akan menganggap biasa saja tetapi dalam hati pasti ia akan senang dan semangat. Pernah dengar tidak? Ada pepatah mengatakan, ucapkan 3 hal ini kepada orang lain sebagai bentuk menghargai mereka yaitu; terima kasih, maaf, dan tolong. Satu kata yang menurut saya pribadi perlu ditambahkan dari situ yaitu kata selamat. Ketika seseorang lulus dari sekolah atau perkuliahannya, apa yang akan kita ucapkan? Tidak lain adalah mengucapkan selamat sembari memberikan doa terbaik kepadanya, baru kemudian mereka akan mengucapkan terima kasih sebagai bentuk menerima ucapan selamat itu. Begitu pula dengan seseorang yang berulang tahun, mendapat pekerjaan, menikah, menelurkan sebuah karya dan lain-lain.

Mengapa hal itu saja bisa membuat seseorang insecure? Karena itu adalah bentuk penghargaan orang lain kepada seseorang yang berhasil menempuh sesuatu dan bisa saja merupakan sesuatu yang keren. Terkadang seseorang akan mengharapkan itu, dan jika tidak sesuai dengan yang diharapkan maka seseorang akan menjadi insecure.

“Selamat atas pencapaianmu, semoga berkah selalu untukmu.”

“Selamat untuk diri sendiri yang telah bertahan sampai di titik ini. Kamu hebat dengan caramu.”

0 komentar:

Posting Komentar