“Aku ngerasa
insecure buat daftar beasiswa, banyak saingannya”, “Aku ngerasa insecure buat
nerbitin buku, apa laku ya?”, “Aku ngerasa insecure buat ngelamar kerja di
sana, penampilanku nggak oke”.
Insecurity
juga bisa dikatakan dengan perasaan tidak aman. Ketidakamanan ini bisa terjadi
saat kamu merasa malu, bersalah, kekurangan, atau bahkan tidak mampu. Seseorang
cenderung akan hidup dalam ketakutan dan semakin merasa tidak percaya diri.
Alasan mengapa seseorang merasa tidak aman adalah karena menilai diri sendiri
rendah dan tidak percaya diri. Apa saja tanda-tanda jika kita merasa insecure? Pertama adalah rasa tidak
percaya diri dan memandang rendah diri sendiri. Kedua, menghindari interaksi
dengan lingkungan. Ketiga, merasa tidak ingin keluar dari zona nyaman. Keempat,
kerap membandingkan diri dengan orang lain. Terakhir, haus akan pujian dan
pengakuan dari orang lain.
Perasaan
insecurity dapat menyebabkan kita
menghindari interaksi dengan lingkungan. Ketika seseorang sedang menceritakan
prestasi yang telah ditempuh, kita yang sedang insecure akan merasa down.
Kita juga menjadi sensitif saat orang lain menanyakan perkembangan kita dalam
mencapai sesuatu dan akhirnya kita akan semakin down. Atau kita merasa insecure
kalau-kalau jika menceritakan keresahan kita, orang lain akan menanggapinya
dengan nada menggurui atau serupa justifikasi. Terkadang pembicaraan hal kecil
saja seperti menanyakan kabar dan merembet ke mana-mana bisa membuat kita insecure, padahal mungkin saja orang
lain bukan bermaksud seperti itu. Dan kita akhirnya menarik diri untuk tidak
ikut dalam pembicaraan, karena belum ada cerita yang layak untuk membuat orang
lain terpukau.
“Si A cerita uda
dapet kerjaan enak, lha aku masih nganggur aja.”, “Si B nanyain aku uda sampai
mana skripsinya, iya tau sih dia uda beres semuanya.” , “Si C uda nikah,
giliran ditanya aku kapan. Apa nggak ada pertanyaan yang lain ya.”
Terakhir,
haus akan pujian dan pengakuan dari orang lain. Iya sebenarnya siapa sih yang
tidak ingin dipuji atau diakui kemampuan atas pencapainnya, meskipun seseorang
yang dipuji itu akan menganggap biasa saja tetapi dalam hati pasti ia akan
senang dan semangat. Pernah dengar tidak? Ada pepatah mengatakan, ucapkan 3 hal
ini kepada orang lain sebagai bentuk menghargai mereka yaitu; terima kasih,
maaf, dan tolong. Satu kata yang menurut saya pribadi perlu ditambahkan dari
situ yaitu kata selamat. Ketika seseorang lulus dari sekolah atau
perkuliahannya, apa yang akan kita ucapkan? Tidak lain adalah mengucapkan
selamat sembari memberikan doa terbaik kepadanya, baru kemudian mereka akan
mengucapkan terima kasih sebagai bentuk menerima ucapan selamat itu. Begitu
pula dengan seseorang yang berulang tahun, mendapat pekerjaan, menikah,
menelurkan sebuah karya dan lain-lain.
Mengapa
hal itu saja bisa membuat seseorang insecure?
Karena itu adalah bentuk penghargaan orang lain kepada seseorang yang berhasil
menempuh sesuatu dan bisa saja merupakan sesuatu yang keren. Terkadang
seseorang akan mengharapkan itu, dan jika tidak sesuai dengan yang diharapkan
maka seseorang akan menjadi insecure.
“Selamat atas
pencapaianmu, semoga berkah selalu untukmu.”
“Selamat untuk
diri sendiri yang telah bertahan sampai di titik ini. Kamu hebat dengan
caramu.”
0 komentar:
Posting Komentar