Tetapi
para guru hanya dapat memberikan jawaban iya sabar, dan juga mengeluhkan kapan
bisa bersua dengan siswa siswi. Kendala para guru di pembelajaran daring adalah
tidak bisa memantau secara langsung siswa siswi jika mereka ada kesulitan. Keinginan
para guru dan siswa terkabul dengan dimulainya PTM, tetapi ada syarat-syaratnya
yaitu tentunya melakukan protokol kesehatan dan vaksinasi. Sebelum PTM terbatas
ini dimulai, SATGAS di sekolah sudah melakukan persiapan dari mengadakan
vaksinasi untuk para siswa, menyiapkan handsanitizer dan juga tempat mencuci
tangan.
Selain
itu, karena pembelajarannya terbatas maka yang diperbolehkan sekolah tatap muka
adalah kelas X dan XII (di tingkat SMA/SMK), sedangkan kelas XI tetap
pembelajaran daring. Itu pun untuk kelas X dan XII masih dibatasi lagi dengan
kapasitas siswa di kelas adalah 50% dari jumlah siswa. Walaupun begitu, hal itu
tidak menyurutkan semangat para siswa, terlihat dari sigapnya mereka setelah
mendapat informasi PTM, esoknya mereka datang sesuai jam pelajaran.
Namun,
terkhusus siswa yang belum vaksin masih dengan pembelajaran daring. Pada PTM
terbatas ini, siswa masuk sekolah dari pukul 07.30 sampai 09.30 dan imbauannya
adalah mereka langsung pulang, tidak boleh berkerumun lama di sekolah.
Pelajaran yang diterima pun hanya 1 mata pelajaran dalam 1 hari. Hal itu untuk
mengantisipasi agar tidak terlalu banyak guru yang bertemu dengan siswa.
Guru
pun sudah siap mengajar siswa yang sudah lama ingin dijumpai, apalagi untuk
kelas X yang harus sering mengenali para gurunya. Tidak lucu kalau ada siswa
yang ingin mengumpulkan tugas tetapi tidak tahu nama gurunya, sampai-sampai salah
menyebut dengan nama mapel yang diajar, misal Bu Bahasa Inggris.Iya, tentunya dengan
memakai masker akan sulit mengenali para guru, tetapi tidak menjadikan hal itu
adalah beban.
Begitulah
potret PTM terbatas pada hari ini (2/9/2021), semoga kotaku tidak naik level
lagi, malahan lebih baiknya bisa turun, sehinga para siswa dapat merasakan
lebih lama pembelajaran tatap muka walau terbatas. Bagaimana dengan kota
kalian? Apakah sudah menerapkan PTM terbatas? Semangat pejuang pendidikan!

Waah, sudah tatap muka ya Kak. Kalau boleh tahu daerah mana Kak? Semangat, Kak. Semoga sehat selalu yaa.
BalasHapusIya kak alhamdulillah, di Banyuwangi jawa timur.
HapusHalo kak... Kota mana ini kak? Semangat selalu ya..
BalasHapusBanyuwangi kak
HapusBalikpapan masih daring.
BalasHapusSemoga pandemi cepat berlalu kasihan anak-anak pelajaran endak bisa maximal kalau daring.
Iya kak aamiin, semoga di Balikpapan bisa segera daring
HapusDi Cikarang beluuum.. masih online kak 👍
BalasHapusWah semangat kak, semoga bisa segera tatap muka
HapusAlhamdulillah sudah tatap muka.. 😍🙏
BalasHapusAlhamdulillah kak, tapi masih tetep ada daring juga
Hapus