Jika lelah hanya
serasa menjadi lelah saja, mungkin kita perlu melihat pelangi seusai hujan
Kita selalu
menggerutu hujan datang, tapi tak pernah sempat menyambut pelangi
Beberapa hal kadang
tak memiliki alasan untuk pergi
Beberapa alasanpun
hanya dapat memberikan kata maaf
Tetapi kehendak hati
bukan seperti cuaca yang dapat diterka
Seiring bersama,
mungkin benar kaki saling melangkah,
namun hati siapa yang tahu
Sejalan sepemikiran.
Mungkin kepala bisa saling beradu ide, tapi sekali lagi hati siapa yang menjamin
Beberapa penat telah
sampai ujungnya tapi ia tak pernah bermuara
Ia mengendap dan bisa
saja datang kembali.
Bila kekeluargaan
hanya sebatas ucap, mungkin kita tak perlu repot untuk saling menyatukan
Bila proses menjadi
tujuannya, mungkin kita tak akan sibuk menguatkan
Jika bisa kukeluhkan,
tak akan cukup hati untuk menampung semua
Jika bisa
kuceritakan, mungkin tangis akan pecah saat itu juga
Nanti, jika kita tak
lagi menangis bersama. Cukup ingat kita pernah berjuang bersama
Nanti, jika kita tak
lagi tertawa bersama. Cukup ingat kita pernah mengukir kenangan bersama
Dan nanti,bila kita
saling melupa. Cukup ingat kita pernah menamai diri kita keluarga
Renungan yang bagus... 👍👍
BalasHapus