Minggu, 19 September 2021

Cukup Ingat

 

Jika lelah hanya serasa menjadi lelah saja, mungkin kita perlu melihat pelangi seusai hujan

Kita selalu menggerutu hujan datang, tapi tak pernah sempat menyambut pelangi

Beberapa hal kadang tak memiliki alasan untuk pergi

Beberapa alasanpun hanya dapat memberikan kata maaf

Tetapi kehendak hati bukan seperti cuaca yang dapat diterka

Seiring bersama, mungkin  benar kaki saling melangkah, namun hati siapa yang tahu

Sejalan sepemikiran. Mungkin kepala bisa saling beradu ide, tapi sekali lagi hati siapa yang menjamin

Beberapa penat telah sampai ujungnya tapi ia tak pernah bermuara

Ia mengendap dan bisa saja datang kembali.

Bila kekeluargaan hanya sebatas ucap, mungkin kita tak perlu repot untuk saling menyatukan

Bila proses menjadi tujuannya, mungkin kita tak akan sibuk menguatkan

Jika bisa kukeluhkan, tak akan cukup hati untuk menampung semua

Jika bisa kuceritakan, mungkin tangis akan pecah saat itu juga

Nanti, jika kita tak lagi menangis bersama. Cukup ingat kita pernah berjuang bersama

Nanti, jika kita tak lagi tertawa bersama. Cukup ingat kita pernah mengukir kenangan bersama

Dan nanti,bila kita saling melupa. Cukup ingat kita pernah menamai diri kita keluarga

1 komentar: