“Sebutkan
perasaan yang paling kamu benci yang akhirnya kamu tuangkan dalam puisi”
Perasaan
paling tidak nyaman dan terus teringat ialah perasaan kecewa. Kecewa menurutku
ialah perasaan paling patah hati pertama sebelum putus cinta. Kecewa paling
sakit ialah kamu telah berjuang banyak namun kamu tak diingat. Kamu ingin
meluapkan amarah, tapi kamu tahu itu adalah hal sia – sia karena pada akhirnya
amarahmu tak berarti untuk mereka. Kamu ingin menangis, tapi kamu pendam rapat –
rapat, kamu hanya ingin mencari pundak siapa yang siap menerima tangismu dan
sampai detik ini, angan tentang pundak siapa itu musnah seketika.
Ada
banyak orang hadir untuk memberikanmu warna dan ceria di setiap harimu, namuan
ada pula yang hadir untuk sekedar memberimu pahit bahwa kehidupan adalah
tentang berjuang. Semua orang berlalu lalang menghampirimu, dan harus selalu
kamu ingat, orang tak akan berhenti mengecewakanmu meskipun dia memberimu warna
dalam hari – harimu atau bahkan mereka yang memberikanmu rasa getir.
Kecewa
bagiku adalah lebih dari sakit patah hati karena putus cinta, karena kecewa
datang karena tidak selarasnya harapan dengan apa yang dia lakukan. Kecewa
adalah tahap di saat kamu benar – benar menaruh harap padanya, memercayai
mereka, berpikiran positif tentang mereka, dan akhirnya merekalah yang
merenggut rasa percayamu pada mereka, mereka tanam bibit kekecewaan padamu.
Tentang
rasa kecewa, sebuah perasaan yang memang sulit untuk kutuang melalui tulisan.
Sebuah rasa yang mengedapanka rasa lara karena hilangnya kepercayaan seseorang,
rasa lara karena perjuangan yang sia – sia. Aku sulit menulisnya karena aku
harus mengingat bagaimana perasaan saat ditinggalkan, perasaan berjalan
sendiri, perasaan untuk tidak peduli dan hal itu yang akan mengundang tangisku
jatuh kembali.
0 komentar:
Posting Komentar