Kelak pada keping -
keping daun yang patah
Kau kan mengerti betapa
semilir angin terasa menyesakkan
Ia sahaja tapi
menelurkan bulir piluh yang tak terjamah
Kelak pada dalamnya
hatimu merasa
Rasamu lebih tercabik
dari sebuah kecewa karena jatuh
Jatuh yang merana
Ialah kamu tak mampu
menghalau setiap serangan bertubi dari tabiat manusia
Dan terkecewa paling
derita
Ialah hadirmu tak
pernah benar - benar ada di sebelah bahu mereka
Diabaikan, menjadi
kekuatan paling rapuh yang pernah ada
Ia terabaikan, tapi ia
menjelmakan dirinya untuk selalu ada
Bahkan dengan berusaha
ada pun
Tak benar - benar
yakinkan mereka untuk menjadikanmu berada
Kelak ketertinggalan
yang paling mengharukan
Ialah kamu dibuatnya
mereka menyingkir
Dan kehilanganmu adalah
saat - saat tersedih mereka melepasmu dengan sengaja
Jember, 26 Juni 2018
Miss Puitis^^
0 komentar:
Posting Komentar