Sabtu, 11 September 2021

Gelap Terang Sudut Pandang

Bagaimana kau menafsirkan gelap yang memekik pekat?

Perlukah kuberikan cahaya kunang-kunang yang setiap malam kutangkap?

Bagaimana kau menerjemahkan terang yang memecah benderang?

Perlukah kukirimkan mendung muram untuk enyahkan terang?


Bila ada asumsi keliru membumbung tinggi

Bisakah ia ditafsirkan dengan gelap pekat?

Jika ada persepsi hakiki mengangkasa rendah

Dapatkah ia diterjemahkan terang benderang?


Atau sebaliknya kita terbelenggu dengan sudut pandang gelap terang

Mengedepankan ego seolah kita yang hakiki


Tanpa peduli klarifikasi apa yang dijembatani

Mengenyampingkan fakta bahwa semua orang bisa salah

Tanpa memahami bahwa sempurna juga tak selalu ada

0 komentar:

Posting Komentar