Senin, 06 September 2021

Dari Menulis, Namamu Terabadikan

 

Aku menyadari menulis adalah hobiku pada saat aku beranjak ke SMP dan baru seringnya saat di SMK. Banyak sekali inspirasi yang aku dapatkan saat di SMK sehingga timbullah hasrat untuk menulis. Dulu spesialisasiku menulis adalah puisi. Dalam sehari, aku bisa menulis 2 sampai 3 puisi. Teman-temanku juga suka memintaku membuatkan puisi dengan tema pilihan mereka. Dari situ aku merasa senang karena tulisanku bisa dinikmati orang walau hanya lingkup kelas. Mungkin menulis ini adalah hobi yang menjemukan bagi orang yang tidak terbiasa, karena menulis membutuhkan perenungan yang mendalam dan juga butuh kesunyian agar bisa fokus. Hal yang mungkin sulit dilakukan untuk orang yang menyukai kegiatan luar. Namun, di sini alasanku menulis adalah aku bisa mencurahkan apa yang kurasakan dan itu tidak dapat kuutarakan. Selain itu menurut tipe kepribadian, aku termasuk ke dalam sifat introvert yang mana introvert sering mencurahkan energinya lewat tulisan.

          Itu adalah alasanku dulu mengapa aku menulis saat masih di bangku sekolah. Namun sekarang saat sudah bekerja, frekuensi menulis mulai menurun karena mungkin adanya rasa malas dan lelah setelah seharian beraktivitas. Oleh sebab itu, aku memutuskan bergabung di Komunitas One Day One Post. Komunitas ODOP adalah sebuah komunitas menulis yang mungkin bisa mengaktifkan kegiatan menulisku. Selain itu, juga ada kelas-kelas materi yang menggiurkan dan sayang sekali jika dilewatkan. Berharapnya aku bisa berkembang banyak melalui komunitas ini. Sebenarnya aku sudah pernah mengikuti batch komunitas ODOP sebelumnya, tetapi patah duluan di tengah jalan. Meskipun begitu, aku selalu merindukan menulis lagi dan teringat dengan beberapa prosesku dulu di kepenulisan.

Oh ya, tahun lalu saat aku masih jobless dan tidak ada kesibukan, aku sudah menerbitkan 2 buku karya sendiri. Satu buku puisi dan satunya lagi adalah buku pengalaman hidupku. Dan rasanya ada kebanggaan tersendiri ketika berhasil menerbitkan buku, karena akhirnya juga bisa disebut sebagai seorang penulis, walaupun menerbitkannya secara indie. Dari menulis ini namaku menjadi dikenal sebagai seorang penulis buku. Namaku setidaknya sedikit terabadikan di benak orang-orang yang mengenalku. Dari situ, aku ingin meniti masa depanku sebagai penulis yang bisa terus berkarya dan memberikan karya yang bermanfaat. Selain itu, juga dengan cakupan orang yang membaca lebih luas dan semakin lebih abadi namaku dengan kebermanfaatan. Selanjutnya, aku ingin sekali mencoba menulis novel. Hal itu sesuai dengan mimpiku jaman SMK. Semoga dapat terwujud.

0 komentar:

Posting Komentar